![]() |
Semakin hari kesadaran manusia akan makanan sehat semakin meningkat, sehingga permintaan pasar akan sayuran segar dan sehat semakin meningkat pula, tetapi maraknya penggunaan pestisida yang berlebih oleh petani dalam mengolah lahan perkebunan sehingga dikhawatirkan akan berdampak kurang baik untuk kesehatan menggugah hati Bunda-bunda yang terkumpul di Komite Hebat Insan Kamil Sidoarjo bekerja sama dengan KOPLING INKA untuk memberikan edukasi tentang pentingnya makanan sehat dengan mengadakan pelatihan bercocok tanam yang bebas pestisida.
Sabtu, 24 Maret 2018 akhirnya terlaksana Pelatihan Dasar dan Workshop Hidroponik gelombang 1 dengan pemateri Nur Hasyim, SE.Ak bertempat di Perpustakaan Insan Kamil yang di ikuti 25 peserta.Kurang lebih 2 jam materi disampaikan, peserta diberikan wawasan mengenai Hidroponik mulai dari Pengenalan, Manfaat, tehnik dan kelebihan2 berhidroponik, tidak hanya itu peserta juga mendapat tambahan ilmu tentang Bahaya pestisida dan dampak jangka panjang terhadap kesehatan apabila dikonsumsi terus menerus. Antusias peserta sangat tinggi, dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan yang muncul dalam sesi materi.
Untuk lebih memperdalam wawasan yang sudah didapatkan, maka sesi akhir adalah mempraktekkan teori yg sudah disampaikan, peserta dibagi menjadi 5 kelompok kecil yang 1 kelompok terdiri dari 5 peserta, Memotong rockwol secara benar, menyemai, meracik nutrisi dan mengukur kadar nutrisi adalah bagian dalam praktek kali ini. Obrolan, tanya jawab ringan menyelingi kegiatan tersebut sehingga suasana pelatihan terkesan enjoy dan menyenangkan.
Alhamdulillah, pukul 11.00 semua kegiatan sudah terselesaikan dan terlaksana dengan lancar,kami dari Panitia berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti disini tetapi akan berkesinambungan karna kegiatan ini juga bernilai dakwah yaitu dakwah dalam memberikan edukasi tentang pentingnya makanan sehat bagi kita dan juga sebagai sarana bersyukur kepada Allah terhadap apa yang sudah diberikan kepada Kita.
By. KOPLING INKA





Tidak ada komentar:
Posting Komentar