TERNYATA HIDROPONIK ITU MUDAH PETUNJUK PRAKTIS BAGI PEMULA - Omah Hidroponik

Breaking

Omah Hidroponik

Omah Hidroponik
Hidroponik

Minggu, 20 Januari 2019

TERNYATA HIDROPONIK ITU MUDAH PETUNJUK PRAKTIS BAGI PEMULA


TERNYATA HIDROPONIK ITU MUDAH
PETUNJUK PRAKTIS BAGI PEMULA

Penulis
Imam Syaroni
Editor
Ani Qotul Uhbah
M. Choirul Anam
Veri Budi Setyawan
Desain Sampul
Sudigyo
Layout isi
Sudigyo


Redaksi
Jl. Pecantingan RT 12 RW 4 Sekardangan Sidoarjo
SMPIT Insan Kamil Siodarjo
Cetakan I – Sidoarjo 2018


DAFTAR ISI
1.      PENDAHULUAN
2.      KEUNTUNGAN BER-HIDROPONIK
3.      HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM BERCOCOK TANAM SISTEM HIDROPONIK
4.      MEDIA TANAM
5.      TEHNIK HIDROPONIK
6.      PERLENGKAPAN YANG DIBUTUHKAN
7.      PETUNJUK SINGKAT DAN MUDAH BER-HIDROPONIK
A.    Cara menyemai yg baik
B.     Cara memotong rockwool
C.     Cara melarutkan nutrisi
D.    Kebutuhan nutrisi pada tanaman
E.     Tahap pindah tanam
F.      Masa Panen
8.      KENDALA DALAM HIDROPONIK
9.      TENTANG PENULS
10.  DOKUMENTASI

Pendahuluan
Hidroponik adalah bercocok tanam tanpa menggunakan tanah atau dengan menggunakan air.  Bercocok tanam secara hidroponik merupakan cara bertani yang menyenangkan, kita bisa menekuninya sebagai hobi atau tujuan komersial. Berkebun dengan sistem hidroponik dilingkungan kita dapat memberikan beragam keuntungan. Lingkungan menjadi hijau, segar, dan sejuk karena menghasilkan oksigen yang kita butuhkan  setiap hari dan hasil panen bisa dikosumsi sendiri sehingga mengurangi pengeluaran pribadi atau dapat diolah menjadi olahan kreatif yang dapat kita jual dan menjadi tambahan pundi-pundi rupiah bagi kita.
Disisi lain banyak yang mengeluh karna kesulitan dalam melakukan budidaya tanaman dengan sistem ini, banyak faktor yang menghambat diantaranya masih sedikitnya petani-petani yang secara intens memberikan pelatihan budidaya hidroponik, kurang adanya modul-modul yang memberikan petunjuk tehnis berhidroponik, adanya buku-buku hidroponik tetapi masih sulit difahami dalam mempraktekanya atau melihat tutorial dari you tube tetapi sering gagal dalam praktek, melihat kenyataan diatas beberapa teman menyarankan untuk membuat modul sederhana yang tujuanya adalah membantu masyarakat sekitar yang ingin belajar bercocok tanam hidroponik, dari situ kami ingin berbagi ilmu mengenai bagaimana cara sukses berkebun hidroponik mulai dari nol / dari awal. Di modul ini akan kami jelaskan petunjuk singkat dan mudah berdasarkan pengalaman yang telah kami lakukan sehingga memudahkan dalam mempraktekkannya
             Saran dan kritik sangat kami butuhkan karena modul sederhana ini masih jauh dari kesempurnaan. Penulis juga menyadari keterbatasan ilmu dan ide dimiliki. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Semua fihak khusunya teman- teman di komunitas hidroponik Surabaya, Delta Hidroponik Sidoarjo yang telah memberikan sharing ilmunya kepada kami, kepada staf-staf yang ada di Lingkungan YPIT Insan Kamil Sidoarjo yang telah memberikan dukungan baik secara moral ataupun spiritual sekaligus ruang gerak dalam mengembangkan kegiatan ini khususnya HIDROPONIK.
Penulis
HIDROPONIK
Hidroponik ( Hydroponic )  berasal dari kata Yunani yaitu hydro yang berarti air dan ponos yang artinya daya. Hidroponik juga dikenal sebagai soilless culture atau budidaya tanaman tanpa tanah. Dikembangkan pertama kali di Amerika pada tahun 1900-an.Masuk ke Indonesia sekitar tahun 1980-an.
Di era milenial ini kita melihat banyak fakta yang miris, hampir sebagian besar tanah-tanah sawah diperdesaan sudah digusur dan diratakan dengan tanah yang kedepanya akan dibangun perumahan, gedung-gedung bertingkat, dan Mal-Mal. Akibatnya adalah semakin berkurangnya pasokan oksigen di bumi sehingga dampak jangka panjangnya adalah terjadi Global Warming. Dampak selanjutnya adalah berkurangnya lahan pertanian sehingga kita kesulitan untuk swasembada pangan. Lebih menakutkan lagi, hasil tanam kita sudah tidak sehat, karena hasil dari penggunaan pestisida yang tidak terkontrol oleh petani.
Dari kenyataan di atas, maka hidroponik merupakan salah satu solusi untuk menanggulanginya. Bercocok tanam dengan sistem ini sangat mudah untuk dipraktikkan, disamping tidak membutuhkan lahan yang luas, hidroponik juga menghasilkan hasil tanam yang fresh dan healty karena tidak menggunakan pestisida.
Keuntungan bercocok tanam menggunakan sistem hidroponik
1.      Hidroponik dapat menghemat tempat.
2.      Hidroponik dapat meminimalkan masalah  yang berhubungan dengan pertanian.
3.      Penyakit yang berasal dari tanah tidak akan menyerang.
4.      Nurtrisi atau pupuk yang diperlukan oleh tanaman dapat kita atur.
5.      Konsumsi air dalam hidroponik relatif lebih sedikit dibanding metode tradisional.
6.      Tidak ada gulma dan tumbuhan pengganggu 

Disamping itu, banyak lagi keuntungan jika ditinjau dari segi ekonomis diantaranya :
1.      Swasembada pangan
2.      Dapat di olah menjadi produk olahan, antara lain : jus sawi, ice cream sawi, mie sawi, dan  kripik sawi.
3.      Entrepreneur
4.      Skala Hobi
5.      Skala bisnis
Ayo, tunggu apalagi, mari kita belajar sukses bersama HIDROPONIK.


HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM HIDROPONIK
            Hidroponik merupakan kegiatan bercocok tanam yang mudah dan menyenangkan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tanaman menghasilkan hasil tanaman yang segar dan sehat. Banyak diantara pemula yang putus asa karena hasil tanamya kurang bagus, kutilang ( kurus, tinggi, langsing ), bolting, pertumbuhan lambat / kerdil bahkan ada pula yang mati.
            Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam bercocok tanam dengan sistem hidroponik diantaranya :
1.      Teknik penyemaian
Semai harus dilakukan dengan teknik yang benar sehingga menghasilkan benih-benih sehat dan segar
2.      Sinar matahari
Tanaman hidroponik harus diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari penuh
3.      Air
Air yang digunakan harus memenuhi standar untuk bercocok tanam, air yang disarankan adalah Air pegunungan, air AC, air hujan, atau air yang kadar PPM dibbawah 100 dan Ph air antara 5,5 – 6,5.
4.      Oksigen
Oksigen merupakan bahan baku dalam pembentukan jaringan tubuh tanaman. Kebutuhan oksigen yang larut dalam air menjadi hal yang sangat penting dalam pertumbuhan tanaman.
5.      Nutrisi
Nutrisi hidroponik mengandung semua unsur hara yang dibutuhkan tanaman antara lain  :
Makro element :

Nitrogen (N), Kalsium (Ca), Fospor (P), Magnesium (Mg), Sulfur(S) 
Mikro element :
Besi (Fe), Boron (B) ,Mangan (Mn), Kopper (Cu) 
Molibdenum (NaMo)  Adapun H,C,O  didapat dari udara dan air.

Setiap tanaman memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda-beda jadi sangat penting untuk menyesuaikan kebutuhan nutrisi pada setiap tanaman agar menghasilkan tanaman yang sehat dan segar


MEDIA TANAM
            Media tanam merupakan komponen mutlak yang harus kita penuhi ketika hendak bercocok tanam. Media tanam yang baik dapat diperoleh dengan cara mengenal dan memahamai karakteristik tanaman dan juga media tanam itu sendiri. Banyak macam- macam media tanam yang bisa kita gunakan untuk bercocok tanam, berdasarkan tipe bahan penyusunanya, media tanam dibedakan menjadi dua, yaitu bahan organik dan anorganik.     ( Reno Safitri : 44 )
A.    Media Tanam Organik
Arang,batang Pakis, kompos, moss, pupuk kandang, sabut kelapa, sekam padi, humus.
B.     Media tanam Anorganik
Hidrogel, pasir, kerikil, pecahan batu bata, spons, tanah liat, gabus,
C.     Media tanam hidroponik
Ada berbagai bahan inert (Media tanam yang tidak menyediakan unsur hara) yang dapat digunakan untuk mendukung akar tanaman dalam sistem hidroponik. 
·         Organik :
Arang sekam, Cocopaeat,  Serbuk kayu,  Akar pakis, dll.
·         Anorganik :
Spons, Rockwool,  Kerikil pasir,  Batu bata, Batu apung, Kerikil Zeolit,  Hydroton dll

TEKNIK HIDROPONIK
Terdapat dua teknik utama dalam bercocok tanam hidroponik. Yang pertama Teknik Larutan Statis dan kedua Teknik Larutan Alir.
Teknik larutan statis
1.Wick sistem ( sistem Sumbu )

Wick System merupakan cara berhidroponik paling mudah dan sederhana. Pada dasarnya, sistem sumbu ini hanya membutuhkan sesuatu yang bisa menghubungkan antara larutan nutrisi pada bak penampung dengan media tanam. Sistem ini adalah sistem yang pasif yang berarti tidak ada bagian yang bergerak. Larutan nutrisi ditarik ke media tanam dari bak/tangki penampung melalui sumbu. Air dan nutrisi akan dapat mencapai akar tanaman dengan memanfaatkan daya kapilaritas pada sumbu.

2.Floating ( Rakit Apung )
Hidroponik rakit apung adalah yang sistem yang sederhana selain wick system. Metode ini biasanya menggunakan atap yang memegang tanaman biasanya terbuat dari styrofoam dan mengapung langsung pada larutan nutrisi. suplai oksigen ke akar tanaman menggunakan pompa aquarium yang dimasukkan ke dalam bak penampung nutrisi hidroponik.
Teknik larutan statis
1.      NFT SYSTEM (Nutrient Film Technique)
NFT ini adalah suatu metode budidaya tanaman dengan akar tanaman tumbuh pada lapisan nutrisi yang dangkal dan tersirkulasi sehingga tanaman dapat memperoleh cukup air, nutrisi, dan oksigen. Tanaman tumbuh dalam lapisan polyethylene dengan akar tanaman terendam dalam air yang berisi larutan nutrisi yang disirkulasikan secara terus menerus dengan pompa. Daerah perakaran dalam larutan nutrisi dapat berkembang dan tumbuh dalam larutan nutrisi yang dangkal sehingga bagian atas akar tanaman berada di permukaan antara larutan nutrisi dan styrofoam. Adanya bagian akar dalam udara ini memungkinkan oksigen masih bisa terpenuhi dan mencukupi untuk pertumbuhan secara normal.
2.      DFT SYSTEM (Deep Flow Technique)
Sistem DFT secara singkat adalah sistem hidroponik yang meletakkan akar tanaman pada lapisan air pada kedalaman air berkisar 4-6 cm. Sama dengan sistem yang lain, sistem DFT juga membutuhkan tenaga listrik untuk mensirkulasikan air ke dalam talang-talang dengan menggunakan pompa air. Kemudian untuk menghemat listrik maka dapat menggunakan timer yang dapat atur waktu hidup dan mati.
3.     
AEROPONIC

Aeroponic (aeroponik) merupakan salah satu sistem budidaya hidroponik dengan prinsip kerja yaitu air dan nutrisi yang diserap tanaman diberikan dalam bentuk butiran kecil atau kabut. Pengkabutan ini berasal dari pompa di bak penampung yang disemprotkan menggunakan nozzle sehingga nutrisi yang diberikan akan lebih cepat diserap akar tanaman yang digantung.
4.     
HIDROPONIK FERTIGASI

Hidroponik Fertigasi. Dalam arti namanya sendiri, yaitu fertigasi. Fertigasi berasal dari dua bahasa Ingris yaitu fertilization dan irrigation Fertigasi yang berarti singkatan dari fertilisasi (pemupukan) dan irigasi. Sistem Fertigasi merupakan satu dari metode hidroponik. Fertigasi merupakan teknik aplikasi unsur hara melalui sistem irigasi
PERLENGKAPAN HIDROPONIK
Untuk praktek bercocok tanam menggunakan system hidroponik maka anda harus mengenal atau mengetahui beberapa nama alat dan bahan yang dibutuhkan, Banyak sekali jenis peralatan hidroponik yang perlu disiapkan sebelum penanaman, diantara beberapa peralatannya adalah sebagai berikut dibawah ini

1.      Rockwool
2.      Netpot
3.      Gergaji / pemotong
4.      Nutrisi AB MIX
5.      Bak semai
6.      Tusuk gigi
7.      Bak nutrisi
8.      kain flanel
9.      Benih
10.  Ph Meter
11.  TDS meter
12.  Alat ukur
Diatas merupakan beberapa alat yang biasanya digunakan untuk bercocok tanam hidroponik yang sederhana, Alat-alat yang menggunakan system yang lain dan lebih detail akan dijelaskan di modul selanjutnya.

PETUNJUK SINGKAT DAN MUDAH BERCOCOK TANAM SISTEM HIDROPONIK
A.    SEMAI
Ada beberapa cara dalam menyemai diantaranya adalah

1.      




Semai - Tanam Langsung


Benih ditanam langsung ke lokasi yg diinginkan, di tanah kebun atau di pot. Cara ini paling simpel karena tidak repot memindahkan.
2.      Tray/Wadah Semai dengan Metan

Benih ditanam di tray semai atau wadah-wadah kecil seperti pot kecil, polybag kecil, gelas plastik, wadah eskrim, dll



3.      Rockwool/Kapas/Tissue
Cara ini banyak disukai karena kelembaban relatif lebih terjaga sehingga persentase sprouting lebih baik.

Rockwool dan kapas dibasahi lalu diperas. Tissue cukup diperciki air atau gunakan spray agar tidak berlebihan air. Lalu letakkan benih di atasnya

www.omah-hidroponik.blogspot.com

TAHAPAN SEMAI
Cara pertama
1.      Siapkan talam, koran bekas, air mineral dan benih yang akan disemai.
2.      Alasi talam dengan menggunakan koran.
3.      Basahi koran dengan air, tidak terlalu menggenang
4.      Sebar benih diatas koran
5.      Tutup talam menggunakan plastik supaya kondisi lembab.
6.      taruh ditempat lembab tanpa terkena panas matahari.
7.      tunggu  ± 36 jam
8.      ketika sdh tumbuh tunas, masukkan ke rockwol yang sudah dibasahi
9.      Taruh ditempat yang terkena sinar matahari cukup.
10.  Kontrol setiap hari jangan sampai kering dan usahakan basahi dengan menggunakan air biasa atau nutrisi dengan PPM rendah

Cara kedua
1.      Potong rockwol sesuai ukuran
2.      Lubangi untuk tempat benih tapi jangan terlalu dalam
3.      Masukkan benih kedalam rockwol
4.      Tutup talam menggunakan plastik supaya kondisi lembab.
5.      Taruh ditempat lembab tanpa terkena panas matahari.
6.      Tunggu ±36 jam
7.      Ketika sudah tumbuh tunas, langsung taruh di tempat yang terkena sinar matahari cukup.
8.      Kontrol setiap hari jangan sampai kering dan usahakan basahi dengan menggunakan air tanpa nutrisi kurang lebih 10 - 14 hari

B.     CARA MEMOTONG ROCKWOOL
Berikut langkah dan cara memotong dan menggunakan rockwool.

1.      Jika diperhatikan, permukaan rockwool terdiri dari dua bagian. Satu sisi, bagian yang terlihat berpola dan memiliki alur, sisi yang lain tidak berpola. Pada bagian yang berpola, buat 4 garis menggunakan gergaji besi dengan arah memanjang.
2.      Tarik garis lurus hingga keempat sisi. Hal ini dilakukan agar terbentuk panduan lebar rockwool yang dipotong menjadi seragam, yaitu dengan tebal sekitar 1,5 cm dan saat dipotong tidak ada bagian yang terbuang.
3.      Potong rockwool perlahan agar tidak hancur dan debunya menyebar. Pastikan pemotongan dilakukan secara lurus dan rata.
4.      Potong rockwool yang sudah berbentuk lembaran dengan ukuran panjang dan lebar masing-masing 2,5 cm. Rockwool pun siap digunakan.


 “Lestari Alamku, Lestari Lingkunganku!”


CARA MELARUTKAN NUTRISI
    Hidroponik pasti identik dengan kata NUTRISI, karena itu merupakan makanan utama bagi tanaman yang dibudidayakan dengan sistem Hidroponik.

Bagi penggiat hidroponik meracik nutrisi adalah kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan bahkan untuk skala usaha dituntut untuk membuat sendiri larutan nutrisi yang diperlukan. Tapi bagi pemula atau bagi anda yang hanya menjadikan hidroponik sebagai hobi, disini kan saya share cara yang paling mudah membuat larutan AB MIX


Caranya sebagai berikut :
1.      Siapkan 2 botol Bekas air mineral ukuran 500 ml dan tandai dengan tulisan A dan B
2.      Siapkan Nutrisi AB Mix kemasan 
3.      Masukkan nitrisi A kedalam botol A yang sudah di isi 1/3 bagian airnya
4.      Masukkan nitrisi B kedalam botol B yang sudah di isi 1/3 bagian airnya
5.      Kocok sampai larut
6.      Tambahkan Air sampai batas ukurun yang ditentukan yaitu 500 ml
7.      larutan AB MIX sudah siap digunakan ( 5 ml A + 5 ml B = 1 Liter air

 Selamat mencoba, semoga bermanfaat.
KEBUTUHAN NUTRISI TANAMAN
Nutrisi hidrponik adalah sebuah pupuk hidroponik yang memiliki kandungan yang sangat lengkap untuk memenuhi kebutuhan tanaman yakni seperti unsur hara baik makro serta mikro, kandungan tersebut merupakan kandungan yang diperlukan oleh tanaman hidroponik.

Dikalangan pehobi tanaman hidroponik. PPM yang merupakan singkatan dari “Part Per Million” atau “Sepersejuta Bagian” adalah satuan untuk mengukur kepekatan suatu larutan cair. Dalam sistem hidroponik PPM digunakan untuk mengukur tingkat kepekatan larutan nutrisi. Pengukuran kepekatan larutan nutrisi hidroponik diperlukan untuk menyesuaikan kebutuhan nutrisi sesuai dengan fase pertumbuhan tanaman. Penambahan atau peningkatan PPM nutrisi disesuaikan dengan umur tanaman, semakin tua usia tanaman maka semakin tinggi pula PPM yang dibutuhkan.

Berikut kami lampirkan tabel untuk pengontrolan nutrisi pada tanaman agar hasil tanam yang dihasilkan bisa maksimal :


           
Sumber : internet


TAHAP PINDAH TANAM
            `Pada saat bibit tumbuh berumur dua minggu biasanya sudah berdaun lengkap sekitar 4-5 daun dan siap pindah tanam. Berhati-hatilah saat bibit pindah tanam agar bibit tidak rusak.
Dibawah ini adalah adalah cara untuk berpindah tanam.
.Caranya :
1.      Potong benih yang sudah disemai di rockwool dengan gergaji
2.      Potong perlahan sesuai dengan garis
3.      Pilih hasil semai yang berkwalitas
4.      Ambil potongan rockwool dan masukkan ke netpot yang sudah ada kain flanelnya
5.      Usahakan media tanam lurus dan menempel di kain flanel
6.      Masukkan netpot ke lubang – lubang tanam yang ada dalam rak paralon yang sebelumnya sudah diisi air nutrisi

MASA PANEN

Sumber : internet
KENDALA DALAM HIDROPONIK
            Hidroponik adalah tanaman bebas pestisida, jadi hasil panen yang dihasilkan adalah fresh and healty vegetables.Sebagai pemula yang belajar bercocok tanam dengan sistem hidroponik, ada beberapa kendala yang biasanya ditemui dilapangan diantaranya :
1.      Daun menguning, layu, tip burn  sehingga meyebabkan kematian pada tanaman penyebabnya diantarany :
·  Over nutrisi ( pemberian nutrisi melebihi kadar yang ditentukan )
·  Ph air yang tidak stabil
·  Air menyimpan panas tinggi
2.      Pertumbuhan tanaman yang lambat dan kutilang
·  Kurangnya oksigen yang terlarut dalam air
·  Kurangnya sinar matahari
3.      Hasil panen rasanya pahit biasanya pada tanaman selada penyebabnya diantaranya :
·  Panen terlalu tua
·  Intensitas penyinaran terlalu terik
·  Nutrisi terlalu tinggi
·  Ph tidak stabil
4.      Datangnya hama menyerang, biasanya terjadi apabila ditanam dilahan terbuka, beberapa hama yang biasanya datang diantaranya :
·   Leaf minner ( penggorok daun ), menyebabkan daun berukir dan lama2 meyebar satu daun dan ahirnya rontok )
·  Aphid (Sejenis hewan kecil penyerang tumbuhan dengan cara berkelompok dan menghisap nutrisi pada daun sehingga daun akan layu dan mati )
5.      Memberi takaran nutrisi salah karna tidak mempunyai alat ukur.
-          Dalam pemberian nutrisi harus menggunakan alat ukur supaya hasil bisa maksimal, tetapi apabila tidak mempunyai alat ukur bisa dilakukan denga perkiraan sesuai pengalaman yang sudah dilakukan penulis dan insya Allah akurasi -+ 90 % yaitu  denga rumus 5 ml A + 5ml B = 1 Liter air dengan asumsi 1 ml nutrisi dalam 1 liter air menghasilkan 200 PPM

Kendala-kendala diatas ditulis berdasarkan pengalaman penulis yang terjadi dilapangan, Berikut akan kami berikaan beberapa tips-tips yang harus dilakukan agar tidak terjadi masalah seperti diatas dan bisa menghasilkan hasil tanaman yang sehat dan segar.
  
TENTANG PENULIS
Imam syaroni lahir di Sidoarjo 29 April 1984, Bapak dua putra ini, menekuni dunia pendidikan di bidang Al-Qur’an tetapi disela-sela kesibukanya beliau suka dengan bercocok tanam bahkan di halaman rumahnya dipenuhi dengan beraneka tanaman. Dia meramu hasil tanaman menjadi bahan olahan seperti daun tin herbal, mie sawi, jus sawi dll. Hidroponik beliau kenal ketika mengajarkan materi Prakarya di Yayasan pendidikan Insan Kmail sidoarjo dan pendalaman keilmuan tentang hidroponik didapat ketika mendampingi Komunitas Hidroponik Surabaya dalam beberapa event pelatihan dan juga sharing keilmuan dari para pakar Hidroponik yang kumpul di Delta Hidroponik Sidoarjo. Dengan berbekal pengalaman yang sudah dilakukan, dia berusaha mengembangkan hidroponik tidak hanya skala hoby tapi juga merambah ke bisnis bahkan juga untuk dunia pendidikan yaitu pembentukan karakter melalui Hidroponik. Imam meyelesaikan pendidikan di SD Cemeng bakalan Sidoarjo, SMPN 3 Sidoarjo, SMKN 1 Sidoarjo, IAIN Sunan Ampel Surabaya, PP Sabilur Rosyad Sidoarjo Dan STAI AL-KHOZINY Sidoarjo. Kini dia tinggal di Sidoarjo Rt 04 Rw 01 Bulusidokare Sidoarjo.



DOKUMENTASI

Bisa serch di google dengan kata kunci  KOPLING INKA






DAFTAR PUSTAKA
Reno suryani 2015. HIDRPONIK  BUDI DAYA TANAMAN TANPA TANAH.ARCITRA : YOGYAKARTA
“ Daftar Peralatan Hidroponik yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Menanam  “.HIDROPONIK TEMPAT NGUMPUL PARA PECINTA HIDROPONIK . Diperoleh 8 agustus 2016. https://hidroponik.pro/peralatan-hidroponik/
 “Dasar Sistem Hidroponik dan Bagaimana Sistem Hidroponik Tersebut Bekerja (Bagian 6): Nutrient Film Technique (NFT)” KLINIK HIDROPONIK.COM. diperoleh 7 agustus 2018. http://klinikhidroponik.com/dasar-sistem-hidroponik-dan-bagaimana-sistem-hidroponik-tersebut-bekerja-bagian-6-nutrient-film-technique-nft/ 
“Cara Menyemai Benih Tanaman (biji) Yang Baik Dan Benar” KEBUNPEDIA. Diskusi dalam 'Tips Berkebun' dimulai oleh Kmommy, Jun 17, 2015.diakses tanggal 8 agustus 2018.http://www.kebunpedia.com/threads/cara-menyemai-benih-tanaman-biji-yang-baik-dan-benar.624/
“ Cara memotong untuk media hidroponik “.AGROMEDIA. diperoleh 7 agustus 2018. https://agromedia.net/cara-memotong-rockwool-media-tanam-hidroponik/


“Tabel PPM dan pH Nutrisi Sayuran Daun “.MITALOM.COM. Diterbitkan November 15, 2015 dalam kategori Hidroponik oleh azzamy

“ Tahap pindah tanam ke sistem hidroponik “.AZZAM RUMAH HERBAL .diakses tanggal 7 agustus 2018. http://www.azzamrumahherbal.com/hidroponik/228-tahapan-menanam-tanaman-secara-hidroponik.html?start=2
 “
abel Pengontrolan Tanaman
No
Tanaman
Jenis
Hari/tanggal Semai
Pindah Tanam
PPM
PH
Masa Panen

















































































































































Catatan

1 komentar:

  1. Saya ibu Asnath Marsela S.Pd , M.Pd. senang melihat dan sangat inspiratif hidrophoniknya karena ditengah - tengah kesibukan mengajar masih dapat meluangkan waktu untuk menggeluti dunia hidrophonik,manfatnya besar , bagidiri , keluarga ,pembinaan karakter anak berhasil sangat membantu dalam menambah keberhasilan dalam keluarga ,semoga sukses selalu dalam usahanya . Sayapun demikian ditengah - tengah kesibukan disekolah , rumah , masih dapat membimbing anak - anak sekolah untuk menanam berbagai macam sayuran hidrophonk , dirumahpun sedemikian dan sangat membantu skali dalam mencukupi ekonomi keluarga , kalau di sekolah membantu dalam pembelajaran IPA dibidang pengetahuan , pemahaman dan pengaplikasian di sekolah , dan di rumah mereka sehinggadapat membantu dalam pengeluaran ekonomi keluarga mereka . manfaat bagi sekolahpun dibidabg kewirausahaan anak dapat menerapkan kewirausahaan sehingga hasil panenya dapat dijual kepada bpk / ibu guru untuk kas hidrophonik disekolah , dan sisaya di olah untuk menikmati , makan bersama oleh warga sekolah , baik guru , maupun siswa . terima kasih atas penambahan ilmunya kepada kami semoga bermanfaat bagi kita semua Aamin YRA . Tetap semangat dan semoga sukses selalu

    BalasHapus