Ahad, 6 Mei 2018 tepatnya di Ruko Workshop Sidoarjo Jaya harmoni Jl Ksatrian Buduran Sidoarjo dimanfaatkan oleh puluhan ibu dan bapak bahkan anak muda untuk belajar menanam tanaman secara Hidroponik. Workshop ini semakin menarik karna didampingi oleh beberapa komunitas yang tergabung didalamnya diantaranya komunitas hidroponik surabaya, komunitas pecinta lingkungan insan kamil sidoarjo dan komunitas kreatif sidoarjo.
" Selama ini saya hanya tahu tentang teori dan gambaran tentang hidroponik dan dipelatihan ini saya ingin belajar sekaligus praktek langsung bagaimana bercocok tanam secara hidroponik " ucap pak Arif dari tanggulangin yang menjadi salah satu peserta pelatihan. Menurut Nur Hasyim yang menjadi pembicara menyampaikan bahwa Ternyata hidroponik telah berkembang di Eropa sejak tahun 1800. Sama penemunya tidak disebarluaskan karena ilmu dianggap sebagai sesuatu berharga yang tidak dengan mudah dibagi-bagi. Waahh... Beruntungnya kini kita hidup di era globalisasi era berbagi era berdaya.
Dalam workshop kali ini peserta mendapatkan banyak fasilitas terutama keilmuan tentang hidroponik, tidak hanya sekedar teori tetapi praktek memanam secara hidroponikpun diberikan. Teori tentang hidroponik dijelaskan di awal workshop. Keunggulan hidroponik adalah:
1. Menghemat tempat
2. Penyakit tanaman dari tanah tidak bisa menyerang karena hidroponik memakai media bukan tanah
3. Nutrisi/pupuk untuk tanaman bisa diatur
4. Konsumsi air lebih sedikit dibanding metode tradisional
5. Tidak ada gulma dan tumbuhan pencuri air dan nutrisi tanaman
Lanjut ke praktek menanam. Untuk pemula, para peserta diajari metode hidroponik statis, dimana media air tidak perlu digerakkan dengan alat khusus. Air dimasukkan dalam wadah, sesekali diisi air dan nutrisi tambahan saat jumlah air menyusut. Untuk suplai oksigen ke akar tanaman, air perlu digerakkan (diobok-obok) dengan tangan, kayu atau alat lainnya. Antusiasme luar biasa dari peserta hidroponik kali ini, bahkan ada yang memberikan usulan supaya kedepanya bisa membentuk kelompok untuk membuat perkampungan hidroponik.
kegiatan diakhiri denga foto bersama dan tukar nomer telefon sebagai sarana koordinasi untuk perkembangan hidroponik selanjutnya. Tetapi tidak berhenti sampai disitu, dari workshop ini terbentuk group komunitas hidroponik baru yang kedepanya diharapkan mampu memberi kontribusi bagi lingkungan sekitar. Aamiin.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar