ALhamdulillah,tanaman sayuran yang biasa kita jumpai di
perkebunan sekarang bisa dilihat dihalaman kecil depan rumah. Itulah ungkapan
hati yang sering saaya ucapkan ketika melihat hasil tanaman yang saya
budidayakan di petak kecil halaman rumah yang ukuranya tidak lebih dari 2 X 2M
tersebut. Lombok, tomat, garbis, sawi, kembang kol, gingseng, daunt mint,
bidara ada didalamnya seolah seperti perkebunan yang luas. Rasa syukur itu
semakin bertambah karena dari proses bercocok tanam itu ditemukan hikmah luar biasa
yang tidak terfikirkan sebelumnya.
Proses menentukan sebuah hasil, karena dari
proses itulah kita bisa belajar banyak hal didalamnya. Kasih sayang, sabar,
telaten merupakan karakter yang bisa terbentuk dari proses bercocok tanam.
Allah S.W.T. mengajarkan kepada kita untuk selalu berkasih sayang kepada sesama
makhluk hidup, tidak hanya sebatas kepada manusia tetapi hewan, tumbuhan dll,
melalui Firmanya Allah menegaskan dalam surat Alfatihah ayat 1 yang artinya
" Dengan menyebut nama Allah yang Maha pemgasih dan maha penyayang ",
bahkan Nabi Muhammad S.A.W bersabda dalam hadtisnya yang diriwayatkan oleh
Bukhori " Sayangilah makhluk yg ada di bumi, maka akan menyayangi yang ada
dilangit", dari kedua dalil diatas menunjukkan pentingnya rasa kasih
sayang terhadap sesama.
Dari bercocok tanam kita temukan hikmah yang
luar biasa tentang pentingnya KASIH SAYANG, satu contoh yang bisa saya tuliskan
dari beberapa kejadian yg sdh temukan dilapangan ialah dari sebuah Daun
keriting pada tanaman lombok. Tanah memiliki unsur MAKRO dan MIKRO yang
didalamnya terkandung semua kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan tanaman. Nah,
pada tanaman lombok yang saya tanam terjadi proses pertumbuhan yg lambat dan
daunya mengeriting dan tidak bisa berbuah sesuai dg umur tanaman yg seharunya
adalah sdh berbuah, apa ya penyebabnya ???? setelah kita pelajari ternyata
tanaman ini butuh perhatian khusus karna setiap harinya cuma disiram air tanpa
diberikan nutrisi untuk memenuhi kebutuhanya. ALhamdulillah, setelah beberapa
hari mendapatkan nutrisi yg cukup sesuai dg kebutuhanya, daun dari tanaman ini
sdh tidak keriting lagi dan beberapa batang sudah muncul bunga bahkan ada yg
berbuah, dari sini dapat kita ambil kesimpulan bahwa Kasih sayang bukan hanya
sebatas uangkapan sebuah kata tetapi hatus disertai perbuatan dan tindakan
nyata.
Dalam
dunia pendidikan, pembentukan karakter menjadi hal yang mutlak harus dilakukan
untuk menjadikan siswa mempunyai sikap moral dan kinerja yang baik. Karakter
moral diantaranya Sopan, santun, jujur dan kasih sayang wajib dimiliki siswa agar mampu bersosialisasi
dengan baik dimasyarakat. Karakter kinerja seperti disiplin, kerja keras,
tuntas juga tak kalah penting untuk diajarkan dan dibudayakan kepada siswa agar
mampu menjadi siswa-siswa yang tangguh dan bisa survive dizamanya. Nah dari bercocok
tanam ini kita bisa menanamkan karakter moral dan kinerja kepada siswa, siswa
diajak langsung praktek dilapangan untuk melakukan pembibitan, pengolahan
tanah, penanaman, pemeliharaan, panen dan pasca panen. Dari situ siswa bisa
belajar sabar dari menyemai karna harus membutuhkan waktu yang lama untuk bisa
melihatnya tumbuh, belajar Disiplin dengan selalu rutin menyiram pagi dan sore,
belajar pantang menyerah untuk bisa mengatasi dan mencari solusi dalam
menghadapi hama yang mengganggu tanaman dan juga belajar entrepreneur dengan
memasarkan dan mengolah hasil panen.
Dari hal-
hal kecil disekeliling kita inilah kita bisa belajar memaknai sebuah kehidupan,
karena Pendidikan karakter tidak hanya diajarkan diruang kelas tapi juga
diruang kehidupan. Karekter dan kesuksesan adalah dua hal yang tidak
dapat dipisahkan oleh karena itu apabila kita ingin meraih kesuksean dengan
karakter yang kita miliki maka mulailah dengan me-manage hal-hal kecil setiap ativitas kita, maka akan didapatkan pelajaran luar biasa apabila kita melalui
proses didalamya dan mampu melihat, mengamati dan mengambil hikmah dari sebuah
proses tersebut
Penulis
Imam Syaroni, S.Pd.I
Guru PRAKARYA SMPIT INSAN KAMIL SIDOARJO




Tidak ada komentar:
Posting Komentar