PETUNJUK PRAKTIS BAGI PEMULA
Penulis
Imam Syaroni
Editor
Ani Qotul Uhbah
M. Choirul Anam
Veri Budi Setyawan
Desain Sampul
Sudigyo
Layout isi
Sudigyo
Redaksi
Jl. Pecantingan RT 12 RW 4 Sekardangan Sidoarjo
SMPIT Insan Kamil Siodarjo
Cetakan I – Sidoarjo 2018
DAFTAR
ISI
1. PENDAHULUAN
2. KEUNTUNGAN
BER-HIDROPONIK
3. HAL-HAL
YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM BERCOCOK TANAM SISTEM HIDROPONIK
4. MEDIA
TANAM
5. TEHNIK
HIDROPONIK
6. PERLENGKAPAN
YANG DIBUTUHKAN
7. PETUNJUK
SINGKAT DAN MUDAH BER-HIDROPONIK
A. Cara
menyemai yg baik
B. Cara
memotong rockwool
C. Cara
melarutkan nutrisi
D. Kebutuhan
nutrisi pada tanaman
E. Tahap
pindah tanam
F. Masa
Panen
8. KENDALA
DALAM HIDROPONIK
9. TENTANG
PENULS
10. DOKUMENTASI
Pendahuluan
Hidroponik adalah bercocok tanam tanpa menggunakan
tanah atau dengan menggunakan air. Bercocok
tanam secara hidroponik merupakan cara bertani yang menyenangkan, kita bisa
menekuninya sebagai hobi atau tujuan komersial. Berkebun dengan sistem
hidroponik dilingkungan kita dapat memberikan beragam keuntungan. Lingkungan
menjadi hijau, segar, dan sejuk karena menghasilkan oksigen yang kita
butuhkan setiap hari dan hasil panen
bisa dikosumsi sendiri sehingga mengurangi pengeluaran pribadi atau dapat
diolah menjadi olahan kreatif yang dapat kita jual dan menjadi tambahan
pundi-pundi rupiah bagi kita.
Disisi
lain banyak yang mengeluh karna kesulitan dalam melakukan budidaya tanaman
dengan sistem ini, banyak faktor yang menghambat diantaranya masih sedikitnya
petani-petani yang secara intens memberikan pelatihan budidaya hidroponik, kurang
adanya modul-modul yang memberikan petunjuk tehnis berhidroponik, adanya
buku-buku hidroponik tetapi masih sulit difahami dalam mempraktekanya atau melihat
tutorial dari you tube tetapi sering gagal dalam praktek, melihat kenyataan
diatas beberapa teman menyarankan untuk membuat modul sederhana yang tujuanya
adalah membantu masyarakat sekitar yang ingin belajar bercocok tanam
hidroponik, dari situ kami ingin berbagi ilmu mengenai bagaimana cara sukses
berkebun hidroponik mulai dari nol / dari awal. Di modul ini akan kami jelaskan
petunjuk singkat dan mudah berdasarkan pengalaman yang telah kami lakukan
sehingga memudahkan dalam mempraktekkannya
Saran dan kritik sangat kami butuhkan karena modul
sederhana ini masih jauh dari kesempurnaan. Penulis juga menyadari keterbatasan
ilmu dan ide dimiliki. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Semua fihak
khusunya teman- teman di komunitas hidroponik Surabaya, Delta Hidroponik
Sidoarjo yang telah memberikan sharing
ilmunya kepada kami, kepada staf-staf yang ada di Lingkungan YPIT Insan Kamil
Sidoarjo yang telah memberikan dukungan baik secara moral ataupun spiritual
sekaligus ruang gerak dalam mengembangkan kegiatan ini khususnya HIDROPONIK.
Penulis
HIDROPONIK
Hidroponik
( Hydroponic ) berasal dari kata Yunani yaitu hydro yang
berarti air dan ponos yang artinya daya. Hidroponik juga dikenal sebagai soilless culture atau budidaya tanaman
tanpa tanah. Dikembangkan pertama kali di Amerika pada tahun 1900-an.Masuk ke
Indonesia sekitar tahun 1980-an.
Di
era milenial ini kita melihat banyak fakta yang miris, hampir sebagian besar
tanah-tanah sawah diperdesaan sudah digusur dan diratakan dengan tanah yang kedepanya
akan dibangun perumahan, gedung-gedung bertingkat, dan Mal-Mal. Akibatnya
adalah semakin berkurangnya pasokan oksigen di bumi sehingga dampak jangka
panjangnya adalah terjadi Global Warming.
Dampak selanjutnya adalah berkurangnya lahan pertanian sehingga kita kesulitan
untuk swasembada pangan. Lebih menakutkan lagi, hasil tanam kita sudah tidak
sehat, karena hasil dari penggunaan pestisida yang tidak terkontrol oleh
petani.
Dari
kenyataan di atas, maka hidroponik merupakan salah satu solusi untuk menanggulanginya.
Bercocok tanam dengan sistem ini sangat mudah untuk dipraktikkan, disamping
tidak membutuhkan lahan yang luas, hidroponik juga menghasilkan hasil tanam
yang fresh dan healty karena tidak menggunakan pestisida.
Keuntungan
bercocok tanam menggunakan sistem hidroponik
1. Hidroponik
dapat menghemat tempat.
2. Hidroponik
dapat meminimalkan masalah yang
berhubungan dengan pertanian.
3. Penyakit
yang berasal dari tanah tidak akan menyerang.
4. Nurtrisi
atau pupuk yang diperlukan oleh tanaman dapat kita atur.
5. Konsumsi
air dalam hidroponik relatif lebih sedikit dibanding metode tradisional.
6. Tidak
ada gulma dan tumbuhan pengganggu
Disamping
itu, banyak lagi keuntungan jika ditinjau dari segi ekonomis diantaranya :
1. Swasembada
pangan
2. Dapat
di olah menjadi produk olahan, antara lain : jus sawi, ice cream sawi, mie sawi,
dan kripik sawi.
3.
Entrepreneur
4. Skala
Hobi
5. Skala
bisnis
Ayo,
tunggu apalagi, mari kita belajar sukses bersama HIDROPONIK.
HAL-HAL
YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM HIDROPONIK
Hidroponik
merupakan kegiatan bercocok tanam yang mudah dan menyenangkan. Ada beberapa hal
yang harus diperhatikan agar tanaman menghasilkan hasil tanaman yang segar dan
sehat. Banyak diantara pemula yang putus asa karena hasil tanamya kurang bagus,
kutilang ( kurus, tinggi, langsing ), bolting, pertumbuhan lambat / kerdil
bahkan ada pula yang mati.
Beberapa
hal yang harus diperhatikan dalam bercocok tanam dengan sistem hidroponik
diantaranya :
1. Teknik
penyemaian
Semai
harus dilakukan dengan teknik yang benar sehingga menghasilkan benih-benih sehat
dan segar
2. Sinar
matahari
Tanaman
hidroponik harus diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari penuh
3. Air
Air
yang digunakan harus memenuhi standar untuk bercocok tanam, air yang disarankan
adalah Air pegunungan, air AC, air hujan, atau air yang kadar PPM dibbawah 100
dan Ph air antara 5,5 – 6,5.
4. Oksigen
Oksigen
merupakan bahan baku dalam pembentukan jaringan tubuh tanaman. Kebutuhan
oksigen yang larut dalam air menjadi hal yang sangat penting dalam pertumbuhan
tanaman.
5. Nutrisi
Nutrisi
hidroponik mengandung semua unsur hara yang dibutuhkan tanaman antara lain :
Makro
element :
Nitrogen
(N), Kalsium (Ca), Fospor (P), Magnesium (Mg), Sulfur(S)
Mikro element :
Besi (Fe), Boron (B) ,Mangan (Mn), Kopper (Cu)
Molibdenum (NaMo) Adapun H,C,O didapat dari udara dan air.
Setiap tanaman memiliki kebutuhan nutrisi yang
berbeda-beda jadi sangat penting untuk menyesuaikan kebutuhan nutrisi pada
setiap tanaman agar menghasilkan tanaman yang sehat dan segar
MEDIA TANAM
Media tanam merupakan komponen mutlak yang harus
kita penuhi ketika hendak bercocok tanam. Media tanam yang baik dapat diperoleh
dengan cara mengenal dan memahamai karakteristik tanaman dan juga media tanam
itu sendiri. Banyak macam- macam media tanam yang bisa kita gunakan untuk
bercocok tanam, berdasarkan tipe bahan penyusunanya, media tanam dibedakan
menjadi dua, yaitu bahan organik dan anorganik. ( Reno Safitri : 44 )
A. Media Tanam Organik
Arang,batang Pakis, kompos, moss, pupuk kandang,
sabut kelapa, sekam padi, humus.
B. Media tanam Anorganik
Hidrogel, pasir, kerikil, pecahan batu bata, spons,
tanah liat, gabus,
C. Media tanam hidroponik
Ada berbagai bahan inert (Media tanam yang tidak
menyediakan unsur hara) yang dapat digunakan untuk mendukung akar tanaman dalam
sistem hidroponik.
·
Organik :
Arang sekam, Cocopaeat, Serbuk kayu, Akar pakis, dll.
·
Anorganik :
Spons, Rockwool, Kerikil pasir, Batu bata, Batu apung, Kerikil Zeolit, Hydroton dll
TEKNIK HIDROPONIK
Terdapat
dua teknik utama dalam bercocok tanam hidroponik. Yang pertama Teknik Larutan
Statis dan kedua Teknik Larutan Alir.
Teknik larutan statis
1.Wick
sistem ( sistem Sumbu )
Wick
System merupakan cara berhidroponik paling mudah dan sederhana. Pada dasarnya, sistem
sumbu ini hanya membutuhkan sesuatu yang bisa menghubungkan antara larutan
nutrisi pada bak penampung dengan media tanam. Sistem ini adalah sistem yang
pasif yang berarti tidak ada bagian yang bergerak. Larutan nutrisi ditarik ke
media tanam dari bak/tangki penampung melalui sumbu. Air dan nutrisi akan dapat
mencapai akar tanaman dengan memanfaatkan daya kapilaritas pada sumbu.
2.Floating
( Rakit Apung )
Hidroponik rakit apung
adalah yang sistem yang sederhana selain wick system. Metode ini biasanya
menggunakan atap yang memegang tanaman biasanya terbuat dari styrofoam dan
mengapung langsung pada larutan nutrisi. suplai oksigen ke akar tanaman menggunakan
pompa aquarium yang dimasukkan ke dalam bak penampung nutrisi hidroponik.
Teknik
larutan statis
1.
NFT
SYSTEM (Nutrient Film Technique)
NFT ini adalah suatu metode budidaya tanaman dengan akar tanaman tumbuh pada lapisan nutrisi yang dangkal dan tersirkulasi sehingga tanaman dapat memperoleh cukup air, nutrisi, dan oksigen. Tanaman tumbuh dalam lapisan polyethylene dengan akar tanaman terendam dalam air yang berisi larutan nutrisi yang disirkulasikan secara terus menerus dengan pompa. Daerah perakaran dalam larutan nutrisi dapat berkembang dan tumbuh dalam larutan nutrisi yang dangkal sehingga bagian atas akar tanaman berada di permukaan antara larutan nutrisi dan styrofoam. Adanya bagian akar dalam udara ini memungkinkan oksigen masih bisa terpenuhi dan mencukupi untuk pertumbuhan secara normal.
NFT ini adalah suatu metode budidaya tanaman dengan akar tanaman tumbuh pada lapisan nutrisi yang dangkal dan tersirkulasi sehingga tanaman dapat memperoleh cukup air, nutrisi, dan oksigen. Tanaman tumbuh dalam lapisan polyethylene dengan akar tanaman terendam dalam air yang berisi larutan nutrisi yang disirkulasikan secara terus menerus dengan pompa. Daerah perakaran dalam larutan nutrisi dapat berkembang dan tumbuh dalam larutan nutrisi yang dangkal sehingga bagian atas akar tanaman berada di permukaan antara larutan nutrisi dan styrofoam. Adanya bagian akar dalam udara ini memungkinkan oksigen masih bisa terpenuhi dan mencukupi untuk pertumbuhan secara normal.
2. DFT
SYSTEM (Deep Flow Technique)
Sistem
DFT secara singkat adalah sistem hidroponik yang meletakkan akar tanaman pada
lapisan air pada kedalaman air berkisar 4-6 cm. Sama dengan sistem yang lain,
sistem DFT juga membutuhkan tenaga listrik untuk mensirkulasikan air ke dalam
talang-talang dengan menggunakan pompa air. Kemudian untuk menghemat listrik
maka dapat menggunakan timer yang dapat atur waktu hidup dan mati.
3.
AEROPONIC
AEROPONIC
Aeroponic (aeroponik)
merupakan salah satu sistem budidaya hidroponik dengan prinsip kerja yaitu air
dan nutrisi yang diserap tanaman diberikan dalam bentuk butiran kecil atau
kabut. Pengkabutan ini berasal dari pompa di bak penampung yang disemprotkan
menggunakan nozzle sehingga nutrisi yang diberikan akan lebih cepat diserap
akar tanaman yang digantung.
4.
HIDROPONIK FERTIGASI
HIDROPONIK FERTIGASI
Hidroponik
Fertigasi. Dalam arti namanya sendiri, yaitu fertigasi. Fertigasi berasal dari
dua bahasa Ingris yaitu fertilization dan irrigation Fertigasi yang berarti
singkatan dari fertilisasi (pemupukan) dan irigasi. Sistem Fertigasi merupakan
satu dari metode hidroponik. Fertigasi merupakan teknik aplikasi unsur hara
melalui sistem irigasi
PERLENGKAPAN HIDROPONIK
Untuk
praktek bercocok tanam menggunakan system hidroponik maka anda harus mengenal
atau mengetahui beberapa nama alat dan bahan yang dibutuhkan, Banyak sekali
jenis peralatan hidroponik yang perlu disiapkan sebelum penanaman, diantara
beberapa peralatannya adalah sebagai berikut dibawah ini
1.
Rockwool
2.
Netpot
3.
Gergaji / pemotong
4.
Nutrisi AB MIX
5.
Bak semai
6.
Tusuk gigi
7.
Bak nutrisi
8.
kain flanel
9.
Benih
10.
Ph Meter
11.
TDS meter
12.
Alat ukur
Diatas
merupakan beberapa alat yang biasanya digunakan untuk bercocok tanam hidroponik
yang sederhana, Alat-alat yang menggunakan system yang lain dan lebih detail
akan dijelaskan di modul selanjutnya.
PETUNJUK
SINGKAT DAN MUDAH BERCOCOK TANAM SISTEM HIDROPONIK
A.
SEMAI
Ada beberapa cara dalam menyemai diantaranya adalah
1.
Semai
- Tanam Langsung
Benih ditanam langsung ke lokasi yg diinginkan, di
tanah kebun atau di pot. Cara ini paling simpel karena tidak repot memindahkan.
2.
Tray/Wadah Semai dengan Metan
Benih
ditanam di tray semai atau wadah-wadah kecil seperti pot kecil, polybag kecil,
gelas plastik, wadah eskrim, dll
3.
Rockwool/Kapas/Tissue
Cara ini banyak disukai karena
kelembaban relatif lebih terjaga sehingga persentase sprouting lebih baik.
Rockwool dan
kapas dibasahi lalu diperas. Tissue cukup diperciki air atau gunakan spray agar
tidak berlebihan air. Lalu letakkan benih di atasnya
www.omah-hidroponik.blogspot.com
TAHAPAN
SEMAI
Cara pertama
1.
Siapkan talam, koran bekas, air mineral
dan benih yang akan disemai.
2.
Alasi talam dengan menggunakan koran.
3.
Basahi koran dengan air, tidak terlalu
menggenang
4.
Sebar benih diatas koran
5.
Tutup talam menggunakan plastik supaya
kondisi lembab.
6.
taruh ditempat lembab tanpa terkena
panas matahari.
7.
tunggu
±
36
jam
8.
ketika sdh tumbuh tunas, masukkan ke
rockwol yang sudah dibasahi
9.
Taruh ditempat yang terkena sinar
matahari cukup.
10.
Kontrol setiap hari jangan sampai kering
dan usahakan basahi dengan menggunakan air biasa atau nutrisi dengan PPM rendah
Cara kedua
1.
Potong rockwol sesuai ukuran
2.
Lubangi untuk tempat benih tapi jangan
terlalu dalam
3.
Masukkan benih kedalam rockwol
4.
Tutup talam menggunakan plastik supaya
kondisi lembab.
5.
Taruh ditempat lembab tanpa terkena
panas matahari.
6.
Tunggu ±36
jam
7.
Ketika sudah tumbuh tunas, langsung taruh
di tempat yang terkena sinar matahari cukup.
8.
Kontrol setiap hari jangan sampai kering
dan usahakan basahi dengan menggunakan air tanpa nutrisi kurang lebih 10 - 14
hari
B.
CARA MEMOTONG ROCKWOOL
Berikut langkah dan cara memotong
dan menggunakan rockwool.
1.
Jika diperhatikan, permukaan rockwool
terdiri dari dua bagian. Satu sisi, bagian yang terlihat berpola dan memiliki
alur, sisi yang lain tidak berpola. Pada bagian yang berpola, buat 4 garis
menggunakan gergaji besi dengan arah memanjang.
2.
Tarik garis lurus hingga keempat sisi.
Hal ini dilakukan agar terbentuk panduan lebar rockwool yang dipotong menjadi
seragam, yaitu dengan tebal sekitar 1,5 cm dan saat dipotong tidak ada bagian
yang terbuang.
3.
Potong rockwool perlahan agar tidak
hancur dan debunya menyebar. Pastikan pemotongan dilakukan secara lurus dan
rata.
4.
Potong rockwool yang sudah berbentuk
lembaran dengan ukuran panjang dan lebar masing-masing 2,5 cm. Rockwool pun
siap digunakan.
“Lestari Alamku, Lestari Lingkunganku!”
CARA
MELARUTKAN NUTRISI
Hidroponik pasti identik dengan kata NUTRISI, karena
itu merupakan makanan utama bagi tanaman yang dibudidayakan dengan sistem
Hidroponik.
Bagi penggiat hidroponik meracik
nutrisi adalah kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan bahkan untuk skala usaha
dituntut untuk membuat sendiri larutan nutrisi yang diperlukan. Tapi bagi
pemula atau bagi anda yang hanya menjadikan hidroponik sebagai hobi, disini kan
saya share cara yang paling mudah membuat larutan AB MIX
Caranya sebagai berikut :
1.
Siapkan 2 botol Bekas
air mineral ukuran 500 ml dan tandai dengan tulisan A dan B
2.
Siapkan Nutrisi AB Mix
kemasan
3.
Masukkan nitrisi A
kedalam botol A yang sudah di isi 1/3 bagian airnya
4.
Masukkan nitrisi B
kedalam botol B yang sudah di isi 1/3 bagian airnya
5.
Kocok sampai larut
6.
Tambahkan Air sampai
batas ukurun yang ditentukan yaitu 500 ml
7.
larutan AB MIX sudah
siap digunakan ( 5 ml A + 5 ml B = 1 Liter air
Selamat mencoba, semoga bermanfaat.
KEBUTUHAN
NUTRISI TANAMAN
Nutrisi hidrponik
adalah sebuah pupuk hidroponik yang memiliki kandungan yang sangat lengkap
untuk memenuhi kebutuhan tanaman yakni seperti unsur hara baik makro serta
mikro, kandungan tersebut merupakan kandungan yang diperlukan oleh tanaman
hidroponik.
Dikalangan pehobi
tanaman hidroponik. PPM yang merupakan singkatan dari “Part Per Million” atau
“Sepersejuta Bagian” adalah satuan untuk mengukur kepekatan suatu larutan cair.
Dalam sistem hidroponik PPM digunakan untuk mengukur tingkat kepekatan larutan
nutrisi. Pengukuran kepekatan larutan nutrisi hidroponik diperlukan untuk
menyesuaikan kebutuhan nutrisi sesuai dengan fase pertumbuhan tanaman.
Penambahan atau peningkatan PPM nutrisi disesuaikan dengan umur tanaman,
semakin tua usia tanaman maka semakin tinggi pula PPM yang dibutuhkan.
Berikut kami lampirkan
tabel untuk pengontrolan nutrisi pada tanaman agar hasil tanam yang dihasilkan
bisa maksimal :
Sumber : internet
TAHAP
PINDAH TANAM
`Pada
saat bibit tumbuh berumur dua minggu biasanya sudah berdaun lengkap sekitar 4-5
daun dan siap pindah tanam. Berhati-hatilah saat bibit pindah tanam agar bibit
tidak rusak.
Dibawah ini adalah adalah cara untuk
berpindah tanam.
.Caranya :
1. Potong
benih yang sudah disemai di rockwool dengan gergaji
2. Potong
perlahan sesuai dengan garis
3. Pilih
hasil semai yang berkwalitas
4. Ambil
potongan rockwool dan masukkan ke netpot yang sudah ada kain flanelnya
5. Usahakan
media tanam lurus dan menempel di kain flanel
6. Masukkan
netpot ke lubang – lubang tanam yang ada dalam rak paralon yang sebelumnya
sudah diisi air nutrisi
MASA
PANEN
Sumber : internet
KENDALA DALAM HIDROPONIK
Hidroponik
adalah tanaman bebas pestisida, jadi hasil panen yang dihasilkan adalah fresh and healty vegetables.Sebagai
pemula yang belajar bercocok tanam dengan sistem hidroponik, ada beberapa
kendala yang biasanya ditemui dilapangan diantaranya :
1. Daun
menguning, layu, tip burn sehingga meyebabkan
kematian pada tanaman penyebabnya diantarany :
·
Over nutrisi ( pemberian nutrisi
melebihi kadar yang ditentukan )
·
Ph air yang tidak stabil
·
Air menyimpan panas tinggi
2. Pertumbuhan
tanaman yang lambat dan kutilang
·
Kurangnya oksigen yang terlarut dalam
air
·
Kurangnya sinar matahari
3. Hasil
panen rasanya pahit biasanya pada tanaman selada penyebabnya diantaranya :
· Panen terlalu tua
· Intensitas penyinaran terlalu terik
· Nutrisi terlalu tinggi
· Ph tidak stabil
4. Datangnya
hama menyerang, biasanya terjadi apabila ditanam dilahan terbuka, beberapa hama
yang biasanya datang diantaranya :
· Leaf minner ( penggorok daun ), menyebabkan
daun berukir dan lama2 meyebar satu daun dan ahirnya rontok )
· Aphid
(Sejenis hewan kecil penyerang tumbuhan dengan cara berkelompok dan menghisap
nutrisi pada daun sehingga daun akan layu dan mati )
5. Memberi
takaran nutrisi salah karna tidak mempunyai alat ukur.
-
Dalam pemberian nutrisi harus
menggunakan alat ukur supaya hasil bisa maksimal, tetapi apabila tidak
mempunyai alat ukur bisa dilakukan denga perkiraan sesuai pengalaman yang sudah
dilakukan penulis dan insya Allah akurasi -+ 90 % yaitu denga rumus 5 ml A + 5ml B = 1 Liter air
dengan asumsi 1 ml nutrisi dalam 1
liter air menghasilkan 200 PPM
Kendala-kendala
diatas ditulis berdasarkan pengalaman penulis yang terjadi dilapangan, Berikut
akan kami berikaan beberapa tips-tips yang harus dilakukan agar tidak terjadi
masalah seperti diatas dan bisa menghasilkan hasil tanaman yang sehat dan
segar.
TENTANG PENULIS
Imam
syaroni lahir di Sidoarjo 29 April 1984, Bapak dua putra ini, menekuni dunia
pendidikan di bidang Al-Qur’an tetapi disela-sela kesibukanya beliau suka
dengan bercocok tanam bahkan di halaman rumahnya dipenuhi dengan beraneka
tanaman. Dia meramu hasil tanaman menjadi bahan olahan seperti daun tin herbal,
mie sawi, jus sawi dll. Hidroponik beliau kenal ketika mengajarkan materi
Prakarya di Yayasan pendidikan Insan Kmail sidoarjo dan pendalaman keilmuan
tentang hidroponik didapat ketika mendampingi Komunitas Hidroponik Surabaya
dalam beberapa event pelatihan dan juga sharing keilmuan dari para pakar
Hidroponik yang kumpul di Delta Hidroponik Sidoarjo. Dengan berbekal pengalaman
yang sudah dilakukan, dia berusaha mengembangkan hidroponik tidak hanya skala hoby
tapi juga merambah ke bisnis bahkan juga untuk dunia pendidikan yaitu
pembentukan karakter melalui Hidroponik. Imam meyelesaikan pendidikan di SD
Cemeng bakalan Sidoarjo, SMPN 3 Sidoarjo, SMKN 1 Sidoarjo, IAIN Sunan Ampel
Surabaya, PP Sabilur Rosyad Sidoarjo Dan STAI AL-KHOZINY Sidoarjo. Kini dia
tinggal di Sidoarjo Rt 04 Rw 01 Bulusidokare Sidoarjo.
DAFTAR PUSTAKA
Reno suryani 2015. HIDRPONIK BUDI
DAYA TANAMAN TANPA TANAH.ARCITRA : YOGYAKARTA
“ Daftar Peralatan Hidroponik yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Menanam “.HIDROPONIK TEMPAT NGUMPUL PARA PECINTA HIDROPONIK
. Diperoleh 8 agustus 2016. https://hidroponik.pro/peralatan-hidroponik/
“Dasar Sistem Hidroponik dan
Bagaimana Sistem Hidroponik Tersebut Bekerja (Bagian 6): Nutrient Film
Technique (NFT)” KLINIK HIDROPONIK.COM. diperoleh 7 agustus 2018. http://klinikhidroponik.com/dasar-sistem-hidroponik-dan-bagaimana-sistem-hidroponik-tersebut-bekerja-bagian-6-nutrient-film-technique-nft/
“Cara Menyemai Benih Tanaman
(biji) Yang Baik Dan Benar” KEBUNPEDIA. Diskusi dalam 'Tips Berkebun' dimulai
oleh Kmommy, Jun 17, 2015.diakses tanggal 8 agustus 2018.http://www.kebunpedia.com/threads/cara-menyemai-benih-tanaman-biji-yang-baik-dan-benar.624/
“ Cara memotong untuk media
hidroponik “.AGROMEDIA. diperoleh 7 agustus 2018. https://agromedia.net/cara-memotong-rockwool-media-tanam-hidroponik/
“CARA MEMBUAT LARUTAN AB MIX PALING MUDAH ALA KOPLING INKA “.omah
hidroponik. Diakses 8 agustus 2018. https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=4909916897612213635#editor/target=post;postID=1227455823965601225;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=18;src=postname
“Tabel PPM dan pH Nutrisi Sayuran Daun “.MITALOM.COM. Diterbitkan
November 15, 2015 dalam kategori Hidroponik oleh azzamy
.diakses tanggan 6 agustus 2018 https://mitalom.com/tabel-ppm-dan-ph-nutrisi-sayuran-daun/
“ Tahap pindah tanam ke sistem hidroponik “.AZZAM RUMAH HERBAL .diakses
tanggal 7 agustus 2018. http://www.azzamrumahherbal.com/hidroponik/228-tahapan-menanam-tanaman-secara-hidroponik.html?start=2
“
abel
Pengontrolan Tanaman
No
|
Tanaman
|
Jenis
|
Hari/tanggal
Semai
|
Pindah
Tanam
|
PPM
|
PH
|
Masa
Panen
|









Saya ibu Asnath Marsela S.Pd , M.Pd. senang melihat dan sangat inspiratif hidrophoniknya karena ditengah - tengah kesibukan mengajar masih dapat meluangkan waktu untuk menggeluti dunia hidrophonik,manfatnya besar , bagidiri , keluarga ,pembinaan karakter anak berhasil sangat membantu dalam menambah keberhasilan dalam keluarga ,semoga sukses selalu dalam usahanya . Sayapun demikian ditengah - tengah kesibukan disekolah , rumah , masih dapat membimbing anak - anak sekolah untuk menanam berbagai macam sayuran hidrophonk , dirumahpun sedemikian dan sangat membantu skali dalam mencukupi ekonomi keluarga , kalau di sekolah membantu dalam pembelajaran IPA dibidang pengetahuan , pemahaman dan pengaplikasian di sekolah , dan di rumah mereka sehinggadapat membantu dalam pengeluaran ekonomi keluarga mereka . manfaat bagi sekolahpun dibidabg kewirausahaan anak dapat menerapkan kewirausahaan sehingga hasil panenya dapat dijual kepada bpk / ibu guru untuk kas hidrophonik disekolah , dan sisaya di olah untuk menikmati , makan bersama oleh warga sekolah , baik guru , maupun siswa . terima kasih atas penambahan ilmunya kepada kami semoga bermanfaat bagi kita semua Aamin YRA . Tetap semangat dan semoga sukses selalu
BalasHapus